|
Sisa kupasan bahan pangan setiap kali kita memasak jangan dulu dibuang. Teliti dulu, siapa tau dapat dimanfaatkan ulang. Karma ternyata tidak sedikit limbah pangan keluarga yang bisa disajikan sebagai kudapan, baqhkan ada pula yang justru menyimpan kasiat obat. Usai memasak, kita sering membuang begitu saja sampah dapur padahal diantara sekian banyak jenis limbah pangan tersebut, ada beberapa sampah yang masih bisa dimanfaatkan. Seperti kulit nanas, kulit jeruk, kulit kentang, kulit ubi jalar dan lain-lain. Pengempuk Daging Dari Kulit Nanas Buah nanas banyak mengandung enzim bromelain didalam kulitnya lebih banyak lagi. Karma itu, jangan membuang kulit nanas, karma bisa dimanfaatkan sebagai bahan pengempuk alami. Enzim bromolain mampu menguraikan serat-serat daging, sehingga daging menjadi lebih empuk.untuk keperluan sendiri, cuci dulu nanas sebelum dikupas. Kalau perlu, disikat. Haluskan kulit nanas dengan blender , isikan kedalam kotak es (ice cube), bekukan dalam freezer. Ambil 2-3 kubus kulit nanas beku campur dengan 500 g daging, diamkan selama 30-60 menit pada suhu kamar atau 2-3 jam dalam lemari es (refrigerator). Kapan sebaiknya daging dicuci, setelah dicampur kulit nanas ataukah sebelum? Jika tidak merasa terganggu dengan aroma nanas, cuci daging ketika masih utuh. Potong-potong sesuai keperluan, lalu empukan dengan kulit nanas. Setelah kulit nanas sisihkan dari dari daging , daging siap dibumbuhi. Kalau hendak mencuci daging setelah dicampur kulit nanas, potong-potong daging lebih besar dari keperluan. Misalnya daging untuk sate, potong panjang bentuk jari. Setelah diempukan dengan kulit nanas, cuci daging, lalu potong sesuai keperluan. Cara ini akan menghindari menghilangnya terlalu banyak juice daging, sehingga daging bisa tetap juicy ( tidak kering ) dan tetap terasa manis khas daging.
|